Berita

Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia

Menko Yusril Dorong Generasi Muda Bangka Belitung Jadi Talenta Produktif untuk Bangun Negeri

IMG-20260729-WA0058

Bangka Belitung, 29 Juli 2026 – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mendorong generasi muda untuk menjadikan ilmu pengetahuan, kompetensi, dan integritas sebagai modal utama dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Hal tersebut disampaikan Yusril saat memberikan Orasi Ilmiah pada Wisuda XXXVII Program Diploma, Sarjana, dan Magister Universitas Bangka Belitung (UBB) Tahun 2026, di Bangka Belitung hari ini (27/7).

Mengangkat tema “Generasi Muda dan Formulasi Talenta Produktif”, Yusril menyampaikan bahwa momentum wisuda bukan merupakan garis akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia nyata dengan tanggung jawab, tantangan, dan ketidakpastian yang lebih besar.

Menurutnya, para wisudawan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah dan gelar akademik. Ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan harus mampu diterjemahkan menjadi kemampuan untuk berpikir tertib, membedakan fakta dan prasangka, mencari solusi, serta menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

“Wisuda bukan garis akhir. Wisuda menandai berakhirnya satu tahap pendidikan dan dimulainya kewajiban untuk menjawab persoalan nyata sebagai seorang sarjana. Gelar adalah amanah untuk berpikir dan bertanggung jawab, sementara ilmu harus digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Yusril.

Yusril menekankan bahwa Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu menghubungkan kompetensi yang dimilikinya dengan kepentingan masyarakat dan pembangunan bangsa. Terlebih di tengah perubahan dunia yang berlangsung cepat akibat perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menurutnya, kemajuan teknologi telah membuka akses pengetahuan yang semakin luas sekaligus mengubah lanskap dunia kerja. Karena itu, generasi muda dituntut untuk terus memperbarui kompetensi dan memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

“Teknologi dapat mempercepat pekerjaan, tetapi tidak dapat menggantikan pertimbangan moral, tanggung jawab, integritas, dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, di tengah kemajuan kecerdasan buatan, karakter dan tujuan tetap menjadi penentu masa depan,” tegas Yusril.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini bukan lagi sekadar bagaimana memperoleh informasi, melainkan bagaimana memilih dan memastikan informasi yang digunakan benar serta dapat dipercaya. Dalam konteks tersebut, kemampuan berpikir kritis, literasi digital, integritas, kolaborasi, adaptasi, dan inovasi menjadi kompetensi penting yang perlu terus dikembangkan.

Yusril turut mengajak para wisudawan untuk tidak membatasi cita-cita hanya karena berasal dari daerah tertentu. Menurutnya, perjalanan hidup akan membentuk cara berpikir, memperluas wawasan, dan menempa karakter kepemimpinan. Tidak ada jalan menuju kesuksesan yang selalu lurus, sehingga pengalaman dan ketekunan menjadi bagian penting dalam membentuk talenta produktif.

“Jangan batasi cita-cita karena asal daerah. Teruslah belajar sepanjang hayat dan jadikan ilmu yang dimiliki sebagai manfaat bagi masyarakat,” pesan Yusril kepada para wisudawan.

Secara khusus, Yusril menyoroti potensi Bangka Belitung yang memiliki kekayaan alam berupa timah, lada, kelautan, dan pariwisata. Menurutnya, kekayaan alam tersebut merupakan modal awal pembangunan yang harus dikelola secara berkelanjutan dan ditransformasikan menjadi nilai tambah melalui pengetahuan dan inovasi.

IMG-20260729-WA0065

“Masa depan Bangka Belitung ditentukan oleh kemampuan kita mengubah potensi menjadi inovasi, nilai tambah, dan kesejahteraan. Kekayaan alam membuka kesempatan, tetapi pengetahuan, inovasi, dan karakterlah yang menentukan masa depan,” ungkap Yusril.

Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting untuk memastikan kekayaan Bangka Belitung tidak berhenti sebagai sumber daya alam, tetapi berkembang menjadi sumber daya manusia yang unggul. Untuk itu, diperlukan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem yang mendukung riset, inovasi, serta pengembangan teknologi.

“Peran generasi muda adalah memastikan bahwa kekayaan Bangka Belitung tidak berhenti sebagai sumber daya alam, tetapi tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul. Ilmu harus mampu memberi nilai tambah dan menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat,” tutur Yusril.

Lebih lanjut, Yusril menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membentuk talenta produktif. Universitas yang unggul, menurutnya, tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi.

Dalam kesempatan tersebut, Yusril juga menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi dalam membangun kepemimpinan dan kemajuan bangsa. Pendidikan memberikan pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal untuk berkarya, namun ilmu tersebut harus disertai dengan tanggung jawab, etika, dan kejujuran.

“Integritas membangun kepercayaan, dan kepercayaan merupakan modal utama kepemimpinan. Setiap keputusan membawa konsekuensi bagi diri sendiri, organisasi, dan masyarakat. Karena itu, ilmu harus digunakan secara bertanggung jawab dan menghormati nilai-nilai moral,” jelas Yusril.

Sementara itu, Rektor Universitas Bangka Belitung, Ibrahim, turut memberikan motivasi kepada para wisudawan dan wisudawati. Ia mengingatkan agar para lulusan tidak mudah menyerah ketika menghadapi berbagai persoalan dalam perjalanan kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.

Ibrahim mendorong para wisudawan untuk terus melangkah dan menjadikan berbagai tantangan sebagai bagian dari proses pendewasaan diri. Para lulusan juga diharapkan dapat mengabdikan ilmu dan kemampuan yang dimiliki untuk memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.

Dalam pesannya, Ibrahim juga mengingatkan para wisudawan untuk tidak melupakan jasa dan pengorbanan orang tua yang telah memberikan dukungan selama perjalanan pendidikan. Momentum wisuda diharapkan tidak hanya menjadi perayaan atas keberhasilan para lulusan, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas doa, perjuangan, dan pengorbanan orang tua yang telah mendampingi mereka hingga mencapai tahap tersebut.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan yang diraih para wisudawan tidak terlepas dari proses panjang, kerja keras, dukungan keluarga, serta doa orang-orang yang selalu berada di belakang mereka.

Melalui momentum Wisuda XXXVII Universitas Bangka Belitung, Menko Kumham Imipas berharap para lulusan dapat melanjutkan perjalanan dengan semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkarya. Para wisudawan diharapkan mampu menjadikan ilmu, kompetensi, dan integritas sebagai bekal untuk menghadapi perubahan zaman sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter dan mampu menghubungkan kompetensinya dengan kepentingan masyarakat dan pembangunan bangsa,” pungkas Yusril.

logo besar kuning
 
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG HUKUM
HAK ASASI MANUSIA, IMIGRASI, DAN PEMASYARAKATAN
REPUBLIK INDONESIA
PikPng.com school icon png 2780725   Jalan H.R. Rasuna Said Kav. X6 No.8 Kuningan, Jakarta Selatan 12940
PikPng.com phone icon png 604605   08-xxxx-xxxx
PikPng.com email png 581646   Email Kehumasan
    humas.kumhamimipas@gmail.com
     
     

 

facebook kemenkumham   twitter kemenkumham   instagram kemenkumham   linked in kemenkumham   Youtube kemenkumham   rss kemenkumham

facebook kemenkumham   twitter kemenkumham   instagram kemenkumham   linked in kemenkumham   Youtube kemenkumham   rss kemenkumham

PikPng.com school icon png 2780725   Jalan H.R. Rasuna Said Kav. X6 No.8 Kuningan, Jakarta Selatan 12940
PikPng.com phone icon png 604605   +6812-345678
PikPng.com email png 581646   rohumasti@kumham-imipas.go.id
PikPng.com email png 581646   rohumasti@kumham-imipas.go.id

Copyright © Pusat Data dan Teknologi Informasi
Kemenkumham RI