Jakarta, 15 September 2026 — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) mendorong penguatan program pembinaan narapidana melalui asimilasi kerja di bidang ketahanan pangan. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Peningkatan Program Pembinaan Narapidana melalui Asimilasi Kerja Ketahanan Pangan di Grand Sahid Jaya CBD Hotel, Jakarta, Selasa (15/9).
Staf Ahli Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga Kemenko Kumham Imipas, Cahyani Suryandari, mengatakan pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pidana, tetapi juga mempersiapkan narapidana agar memiliki keterampilan, kemandirian, dan dapat kembali secara produktif ke masyarakat.
Menurutnya, kegiatan pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, serta pengembangan produk berbasis kearifan lokal dapat menjadi sarana pembinaan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
“Program ini mempertemukan kepentingan pembinaan dan reintegrasi sosial narapidana dengan agenda ketahanan pangan nasional,” ujar Cahyani.
Staf Khusus Bidang Isu Strategis, Karjono, menegaskan bahwa asimilasi merupakan bagian dari proses reintegrasi sosial dan hak pembinaan narapidana. Selama menjalani masa reintegrasi, narapidana tetap perlu mendapatkan bimbingan dan evaluasi.
Karjono menekankan peran Kemenko Kumham Imipas sebagai orkestrator dalam memastikan koordinasi lintas kementerian/lembaga berjalan harmonis. Sinkronisasi dan koordinasi diperlukan agar pembagian peran jelas serta keberhasilan program dapat diukur.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Selasa (15/9) hingga Kamis (17/9) tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, serta United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).
Melalui rapat ini, Kemenko Kumham Imipas mendorong tersusunnya rekomendasi kebijakan yang konkret dan dapat ditindaklanjuti untuk memperkuat pembinaan narapidana sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
