
Jakarta, 8 Juli 2025 — Apel pagi rutin Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) kembali digelar pada Selasa (8/7) dan dipimpin langsung oleh Staf Khusus Bidang Isu Strategis, Karjono Atmoharsono. Dalam arahannya, Karjono menekankan pentingnya sinergi antara kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kecerdasan spiritual, serta etika kerja yang dilandasi ketulusan dan profesionalisme.
Dalam arahannya, Karjono mengapresiasi kehadiran dan kesungguhan para peserta apel. Ia menekankan pentingnya menanamkan semangat kerja yang ikhlas dan tanpa pamrih dalam setiap pelaksanaan tugas. “Kerja nothing to lose membawa prestasi dan kebahagiaan,” ujarnya.
Karjono juga menyinggung perkembangan teknologi, khususnya peran Artificial Intelligence (AI), yang sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1956 telah berkembang pesat meniru cara berpikir dan kemampuan kognitif manusia untuk memecahkan masalah. “Artificial Intelligence adalah sistem yang meniru kemampuan berpikir manusia. Namun, dalam implementasinya, jangan sampai menghilangkan peran dan narasi manusia. Robot bisa bekerja, tapi manusialah yang memberi makna,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa secanggih apa pun teknologi, tetap membutuhkan sentuhan nilai-nilai kemanusiaan. “Implementasi AI tanpa hati ibarat mesin tanpa jiwa. Maka penting bagi kita untuk memadukan IPTEK, yaitu Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dengan IMTAQ, yakni Iman dan Taqwa,” tambah Karjono.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak peserta apel untuk memahami kembali esensi dari pelayanan prima. Menurutnya, pelayanan prima bukan sekadar cepat dan efisien, melainkan juga menyentuh aspek emosional dan nilai kemanusiaan. “Pelayanan prima adalah pelayanan yang mengutamakan keikhlasan, ketepatan, dan rasa empati. Esensinya adalah bagaimana kita melayani dengan hati,” tegas Karjono.
Karjono juga menyoroti pentingnya membangun iklim kerja yang sehat dan profesional. Ia menekankan agar seluruh pegawai menghindari rasa iri, adu domba, dan fitnah yang merusak solidaritas organisasi. "Kita bekerja di Kemenko Kumham Imipas, mari kita implementasikan kerja profesional, penuh integritas, dan berorientasi pada hasil terbaik," pesannya.
Apel pagi virtual ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kemenko Kumham Imipas dalam memperkuat koordinasi, meningkatkan motivasi kerja, serta membangun budaya pelayanan yang prima dan berbasis nilai. Melalui apel ini, jajaran diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada integritas, ketulusan, dan semangat melayani.
