
Manado, 20 Mei 2025 — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Utara, Manado pada Senin–Selasa (19–20/05). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses koordinasi dan sinkronisasi dengan Kementerian atau Lembaga lainnya sekaligus sebagai ajang sosialisasi tugas dan fungsi (tusi) Kemenko Kumham Imipas kepada seluruh jajaran pelaksana teknis.
Dipimpin oleh Asisten Deputi Koordinasi Tata Kelola Pemasyarakatan, Jumadi, tim Kemenko Kumham Imipas disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Utara, Tonny Nainggolan. Dalam agenda sosialisasi ini, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Utara menghadirkan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang berada di wilayah Kota Manado. Agenda yang dilaksanakan secara tatap muka di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado ini juga melibatkan para Kepala UPT dari wilayah luar kota Manado secara virtual melalui Zoom Meeting.
Dalam sambutannya, Jumadi menekankan bahwa kunjungan ini tidak hanya dimaksudkan untuk mensosialisasikan peran dan tusi Kemenko, tetapi juga untuk melakukan pemantauan pelaksanaan program pemasyarakatan, menyerap informasi mengenai kendala dan tantangan yang dihadapi oleh UPT di daerah, sehingga kedepannya tim Koordinasi Tata Kelola Pemasyarakatan dapat merumuskan kebijakan yang efektif serta memfasilitasi penyelesaian isu-isu strategis di bidang pemasyarakatan melalui fungsi koordinasi dan sinkronisasi.
“Koordinasi lintas Kementerian dan Lembaga perlu dibangun secara sistematis". Jumadi menambahkan bahwa Kemenko Kumham Imipas setelah kunjungan ini akan segera berfokus menyusun sejumlah rekomendasi kebijakan strategis yang menyangkut pada beberapa aspek, seperti pembinaan yang berkelanjutan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dan program ketahanan pangan di Lapas atau Rutan.

Dalam sesi diskusi bersama para Ka. UPT, berbagai isu krusial disampaikan. Kepala Bapas Kelas I Manado, Indra Mokoagow, menyampaikan tantangan pengawasan klien pemasyarakatan di wilayah kepulauan yang sulit diakses. Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIA Manado menyampaikan dukungan terhadap program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan yang memerlukan sinergi lintas kementerian dan lembaga.
Kepala Lapas Kelas IIA Manado menyoroti perlunya keberpihakan kebijakan pada kebutuhan nyata di UPT. “Kami berharap kebijakan yang disusun tidak memperberat beban administratif, tetapi sebaliknya dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Kakanwil Ditjenpas Sulut, Tonny Nainggolan, menyampaikan apresiasi atas pendekatan kolaboratif yang dilakukan Kemenko Kumham Imipas. Ia menilai bahwa koordinasi seperti ini sangat strategis dalam menjembatani aspirasi daerah ke tingkat pusat.
“Kegiatan ini membuka ruang diskusi terbuka yang sangat dibutuhkan. Kami harap pola ini dapat menjadi model kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Tonny.
Dengan terlaksananya koordinasi langsung antara tim Kemenko Kumham Imipas dengan jajaran UPT, baik secara luring maupun daring, kunjungan ini berhasil menghimpun data dan informasi aktual sebagai bahan telaahan kebijakan yang bersifat solutif dan kontekstual.
Kemenko Kumham Imipas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan dan mengedepankan pendekatan adaptif dalam setiap kebijakan pemasyarakatan, guna menjawab tantangan nyata dan mewujudkan sistem pemasyarakatan yang efektif dan berkelanjutan.
