
Batam, 20 Mei 2025 — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) melakukan audiensi strategis ke Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) pada Selasa (20/5), sebagai bentuk penguatan koordinasi lintas sektor dalam isu-isu strategis terkait warga negara asing (WNA) dan pelayanan keimigrasian di Batam.
Kegiatan ini dipimpin oleh jajaran Kemenko Kumham Imipas yang terdiri dari Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Transformasi Digital Supartono, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Media Iqbal Fadil, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan Nur Azizah, serta Asisten Deputi Koordinasi Strategi Pelayanan Keimigrasian Pramella Yunidar Pasaribu. Audiensi diterima langsung oleh Wakapolda Kepri, Brigjen. Pol. Anom Wibowo, S.I.K, M.Si., beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah poin penting yang menjadi perhatian bersama, antara lain tindak lanjut koordinasi terkait pelaksanaan tugas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. Hal ini menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan keimigrasian, seiring dengan dinamika arus masuk WNA yang terus berkembang di wilayah Batam.
Kemenko Kumham Imipas menegaskan komitmennya sebagai fasilitator kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam mengawal kehadiran WNA yang berperan sebagai investor di Batam. Koordinasi dengan Polda Kepri menjadi penting, mengingat pertumbuhan ekonomi di Batam sangat erat kaitannya dengan kelancaran arus WNA, baik melalui jalur laut maupun penerbangan internasional.

Asisten Deputi Koordinasi Strategi Pelayanan Keimigrasian, Pramella Yunidar Pasaribu, menegaskan bahwa sinergi dengan aparat penegak hukum di daerah merupakan hal yang sangat krusial.
“Kami melihat pentingnya kolaborasi yang kuat antara instansi pusat dan daerah, khususnya dengan jajaran kepolisian, untuk memastikan bahwa pelayanan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi berjalan optimal dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakapolda Kepri, Brigjen. Pol. Anom Wibowo, S.I.K, M.Si., turut menyampaikan informasi terbaru terkait penerbangan langsung dari Korea Selatan ke Batam melalui maskapai Jeju Air. Banyak WNA asal Korea Selatan yang datang untuk berwisata, seperti bermain golf dan menikmati kuliner lokal. Hal ini menunjukkan bahwa Batam semakin berkembang tidak hanya sebagai kota industri dan investasi, tetapi juga destinasi wisata internasional.
“Potensi besar ini perlu kita kelola bersama, sehingga investasi dan perekonomian di Batam dapat meningkat,” ujar Anom.
Selanjutnya, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Media, Iqbal Fadil, juga menyoroti pentingnya peran komunikasi strategis dalam memperkuat koordinasi antarinstansi dan menyampaikan kebijakan kepada publik secara efektif.
“Sebagai Staf Khusus yang membidangi komunikasi dan media, tugas saya adalah memastikan pesan-pesan strategis pemerintah, khususnya dari Kemenko Kumham Imipas, tersampaikan dengan jelas, akurat, dan membangun kepercayaan publik,” ujar Iqbal.
Ia juga menekankan bahwa komunikasi yang terbuka dan sinergis menjadi kunci dalam mengelola isu-isu lintas sektor yang bersifat sensitif dan berdampak luas.
Kemenko Kumham Imipas berharap melalui audiensi ini dapat terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi yang erat diyakini akan meningkatkan efektivitas penyelesaian isu-isu strategis secara lintas sektor, khususnya dalam menghadapi tantangan-tantangan baru di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan di wilayah perbatasan seperti Batam.
Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat koordinatif antarlembaga demi pelayanan publik yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.
