
Jakarta, 7 Juli 2026 - Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Persidangan Kabinet Kementerian Sekretariat Negara, Bey Triadi Machmudin, pada Selasa (7/7), di Ruang Rapat Kemenko Kumham Imipas.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi, serta membangun komunikasi yang lebih efektif antarlembaga dalam mendukung penyelenggaraan persidangan kabinet.
Pertemuan dibuka oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, R. Andika Dwi Prasetya. Dalam sambutannya, Sesmenko menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bey Triadi Machmudin beserta jajaran.
Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan semakin mempererat kolaborasi dan memperkuat sinergi antara Kementerian Sekretariat Negara dan Kemenko Kumham Imipas dalam mendukung pelaksanaan agenda strategis pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Bey Triadi Machmudin menjelaskan bahwa kunjungan ke sejumlah kementerian koordinator merupakan bagian dari upaya Deputi Bidang Persidangan Kabinet untuk melakukan belanja masalah dengan menyerap berbagai persoalan yang dihadapi kementerian dan lembaga secara langsung.
Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat penyelenggaraan persidangan kabinet dan mendukung proses pengambilan kebijakan pemerintah.
Selain itu, Bey mengungkapkan bahwa pihaknya juga menerima berbagai masukan mengenai masih terbatasnya akses komunikasi antara kementerian/lembaga dengan Istana.
Menurutnya, kondisi tersebut kerap menyulitkan kementerian dan lembaga dalam menyampaikan isu-isu strategis yang membutuhkan perhatian maupun arahan Presiden.
“Saya mendengar banyak keluhan kalau risalah rapat tidak pernah keluar. Oleh karena itu, kami ingin hubungan ini bisa lebih cair lagi," ujar Bey.
Ia menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan langkah awal untuk membuka ruang komunikasi yang lebih baik antara kementerian/lembaga dengan Istana. Dengan komunikasi yang semakin terbuka, berbagai persoalan strategis yang dihadapi kementerian dan lembaga diharapkan dapat lebih cepat memperoleh atensi, arahan, maupun tindak lanjut dari Presiden melalui mekanisme persidangan kabinet.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Asisten Deputi Penyelenggaraan Persidangan pada Deputi Bidang Persidangan Sekretariat Dukungan Kabinet, Tarmuji, menjelaskan bahwa akses terhadap risalah sidang kabinet saat ini memang diatur secara lebih ketat sehingga diperlukan mekanisme konsultasi dalam penyampaiannya.
Ia juga menyoroti tantangan dalam penyusunan bahan sidang kabinet maupun rapat terbatas (ratas). Menurutnya, undangan rapat sering diterima hanya beberapa jam sebelum pelaksanaan sehingga kementerian dan lembaga perlu memastikan bahan-bahan program prioritas selalu diperbarui agar siap digunakan sewaktu-waktu.
“Sering kali undangan rapat terbatas disampaikan hanya beberapa jam sebelum pelaksanaan. Oleh karena itu, seluruh kementerian dan lembaga di bawah koordinasi Kemenko diharapkan terus melakukan pembaruan terhadap bahan program prioritas agar sewaktu-waktu siap digunakan dalam sidang kabinet," ujar Tarmuji.
Dalam sesi diskusi, Inspektur Kemenko Kumham Imipas, R. Natanegara K.P. menyampaikan bahwa rapat terbatas memiliki peran penting dalam memperkuat fungsi koordinasi Kemenko Kumham Imipas.
Menurutnya, komunikasi yang baik antarkementerian dan lembaga menjadi kunci agar pelaksanaan kebijakan strategis pemerintah dapat berjalan secara efektif dan selaras.
Pertemuan tersebut turut dihadiri para kepala biro, inspektur, dan para asisten deputi di lingkungan Kemenko Kumham Imipas.
Menutup pertemuan, Bey Triadi Machmudin menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang disampaikan jajaran Kemenko Kumham Imipas. Menurutnya, seluruh masukan tersebut menjadi bahan yang sangat berharga untuk memperkuat koordinasi, menyempurnakan penyelenggaraan persidangan kabinet, serta membangun pola komunikasi yang lebih efektif antara kementerian/lembaga dengan Istana.
Sementara itu, Sesmenko R. Andika Dwi Prasetya berharap kunjungan tersebut menjadi langkah awal untuk membuka akses koordinasi dan komunikasi yang semakin baik antara Kementerian Sekretariat Negara dan Kemenko Kumham Imipas.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini dapat membuka akses koordinasi dan komunikasi yang semakin baik, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan hasil yang optimal," ujar Andika.
Melalui kunjungan ini, Kementerian Sekretariat Negara dan Kemenko Kumham Imipas berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan komunikasi antarlembaga. Kolaborasi yang semakin erat diharapkan dapat meningkatkan kualitas dukungan terhadap penyelenggaraan rapat-rapat strategis pemerintah, mempercepat penyelesaian berbagai isu lintas sektor, serta mendukung proses pengambilan kebijakan nasional yang lebih responsif dan efektif.
