
Jakarta, 6 Maret 2025 – Pemerintah terus mendorong optimalisasi lahan di Nusakambangan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, I Nyoman Gede Surya Mataram, mengapresiasi sinergi dalam berbagai program pemasyarakatan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, termasuk pemanfaatan lahan untuk sektor pertanian dan peternakan.
“Kolaborasi yang kuat akan membawa perubahan besar. Dengan koordinasi yang baik, antara Kemenko Kumham Imipas dengan Ditjenpas tidak hanya menjalankan kebijakan, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi sistem Pemasyarakatan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Salah satu agenda utama yang juga dibahas dalam kunjungan tersebut adalah pemanfaatan lahan di Nusakambangan sebagai pendukung ketahanan pangan nasional. Direktur Pemasyarakatan, Mashudi, mengungkapkan bahwa saat ini sebanyak 532 rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) telah berkontribusi dalam program ketahanan pangan.

“Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga bagaimana warga binaan bisa berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional. Kami telah menyiapkan 49 hektar lahan untuk jagung, 32,5 hektar untuk padi, serta masing-masing 2 hektar untuk timun, cabai, dan tomat. Selain itu, kami juga menyiapkan peternakan dengan 5.000 ekor ayam petelur, 5.000 ekor bebek, dan 1.000 ekor kambing,” ujar Mashudi.
Selain sektor pertanian dan peternakan, Pemasyarakatan juga akan mendukung industri konveksi dengan 250 mesin jahit untuk produksi pakaian. Tak hanya itu, 100 hektar lahan akan dibuka untuk produksi gula stevia, serta 80 hektar lainnya untuk tambak udang. Peluncuran resmi program pemanfaatan lahan di Nusakambangan dijadwalkan pada bulan Juni mendatang.
Program ini diapresiasi oleh Deputi Surya Mataram dan diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan manfaat bagi warga binaan dan masyarakat sekitar.
