
Jakarta, 5 Maret 2025 – Dalam rangka menindaklanjuti pertemuan antara Duta Besar Belanda dengan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan telah digelar diskusi strategis yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Kegiatan ini dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan, I Nyoman Gede Surya Mataram, serta dihadiri oleh perwakilan dari pemerintah Indonesia dan Kedutaan Besar Belanda.
Dalam sambutannya, I Nyoman Gede Surya Mataram menyatakan “Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi bilateral yang telah terjalin sebelumnya dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama, khususnya menjelang pertemuan dengan Vice Minister for Sanctions and Protection, Eric Bezem, dengan Menteri Koordinator yang dijadwalkan berlangsung pada 19-21 Maret 2025,” ujarnya.
Pembahasan juga mencakup penyampaian draft Pengaturan Praktis mengenai pemindahan narapidana warga negara asing kepada pihak Kedutaan Belanda. Draft ini akan menjadi pedoman utama dalam membahas dan mempertimbangkan permohonan pemindahan narapidana tersebut.

Surya juga menekankan pentingnya permohonan resmi dari pemerintah Belanda sebagai dasar dalam menyusun pengaturan teknis terkait pemindahan narapidana asing. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat mekanisme hukum dan administratif yang mendukung kerja sama antara kedua negara.
Sementara itu, perwakilan Kedutaan Besar Belanda, termasuk First Secretary Political Affairs Mark Hengstman dan Senior Policy Advisor - Political Affairs Desak Putu Sinta Suryani, menekankan perlunya komunikasi yang lebih intensif menjelang pertemuan mendatang.
"Kami akan mengkoordinasikan lebih lanjut dengan Duta Besar Belanda terkait agenda dan substansi pembahasan yang akan diangkat dalam pertemuan ini," tutur Desak.
Diskusi ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat koordinasi serta membangun pemahaman bersama antara Indonesia dan Belanda, khususnya dalam aspek keimigrasian dan pemasyarakatan.
