Jakarta, 20 Mei 2025 — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 lintas Kementerian di bidang Kumham Imipas yang berlangsung di Lapangan Merah Kementerian Hukum, Selasa (20/5). Upacara ini mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat.”
Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Dhahana Putra, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Dhahana menekankan bahwa peringatan Harkitnas bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan bangsa, melainkan juga momentum untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan keberanian dalam menghadapi tantangan zaman.
“Tepat di tanggal 20 Mei, kita sedang membuka kembali halaman penting dari sejarah bangsa. Bukan dengan tinta biasa, tetapi dengan semangat kebangkitan, kesadaran, dan keberanian untuk menolak dijajah. Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup,” ujar Dhahana.
Ia menyoroti tantangan masa kini yang jauh lebih kompleks, seperti disrupsi teknologi, krisis pangan global, ketegangan geopolitik, dan ancaman terhadap kedaulatan digital. Menurutnya, semua ini menuntut respons yang tidak biasa, dengan kebijakan yang adil dan berkeadilan.
Dhahana juga menekankan pentingnya pembangunan yang tidak semata fokus pada angka pertumbuhan ekonomi, tetapi harus membuka ruang bagi kemajuan yang adil dan merata. Dalam semangat itu, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan misi besar Kebangkitan Nasional untuk menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pembangunan harus berpijak pada kepentingan rakyat. Dan kebangkitan yang paling kokoh adalah yang tumbuh perlahan, berakar pada nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Upacara ini diikuti oleh Pimpinan Tinggi Madya, Staf Ahli, Staf Khusus, Pimpinan Tinggi Pratama, serta seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kemenko Kumham Imipas. Peringatan Harkitnas ini menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat kebangsaan dan gotong royong dalam membangun Indonesia yang kuat, adil, dan berdaulat.
