
Denpasar, 01 Juli 2025 — Kedeputian Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan (Deputi Imipas) Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) melaksanakan audiensi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Bali sebagai bagian dari upaya sinkronisasi dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai isu keimigrasian dan pemasyarakatan di destinasi wisata utama Indonesia.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya menjelaskan visi Bali sebagai destinasi yang berbudaya, berkualitas, dan bermartabat, yang tak hanya menitikberatkan pada jumlah wisatawan, tetapi juga kualitas pengalaman wisata yang aman dan nyaman bagi wisatawan serta penduduk lokal.
“Meski demikian, sejumlah tantangan utama masih dihadapi oleh Bali, seperti masalah sampah, kemacetan, penyempitan lahan, dan perilaku WNA yang tidak sesuai dengan norma lokal,” ujar Wayan.
Selain itu, Wayan yang hadir didampingi jajaran menyampaikan bahwa sulit untuk mendapatkan data WNA yang masuk ke Wilayah Bali sebagai Wisatawan dan sebagai Pekerja Asing, sehingga perlu diadakan sinkronisasi dan integrasi data yang memudahkan pengecekannya mengingat data tersebut penting untuk merumuskan sesuatu.
Menanggapi hal tersebut, jajaran Kedeputian menyoroti pentingnya identifikasi permasalahan pariwisata secara komprehensif dari perspektif keimigrasian. Selain itu, mereka juga mendorong kolaborasi dalam hal promosi produk karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui event-event pariwisata.
Audiensi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan koordinasi lintas sektor demi mewujudkan ekosistem pariwisata yang tertib, aman, dan berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Deputi Imipas Nur azizah, Asisten Deputi Strategi Pelayanan Keimigrasian Agato P.P. Simamora, Asisten Deputi Tata Kelola Keimigrasian Achmad Brahmantyo Machmud, Asisten Deputi Stratwgi Pelayanan Pemasyarakatan Dwinastiti Handayani, Asisten Deputi Tata Kelola Pemasyarakatan Jumadi, Asisten Deputi Kerja Sama dan Kelembagaan Imipas Herdaus , serta Analis Keimigrasian Ahli Utama Pramella Yunidar Pasaribu.
