
Jakarta, 23 Juni 2025 — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) menyelenggarakan apel pagi secara virtual pada Senin (23/6). Apel pagi kali ini dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi HAM, Ibnu Chuldun, yang menyampaikan sejumlah arahan strategis sebagai pengingat dan penguat arah kebijakan kelembagaan, sejalan dengan visi pembangunan nasional.
Dalam arahannya, Ibnu menekankan pentingnya menjadikan Asta Cita Kabinet Merah Putih sebagai pedoman kerja, terutama pada asta cita pertama tentang Penguatan Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia, serta Asta Cita ketujuh mengenai Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi serta Pemberantasan Korupsi dan Narkoba. “Asta cita ini menjadi pedoman kita dalam menjalankan tugas sehari-hari. Khususnya dalam menghadapi dinamika pelaksanaan 8 program hasil terbaik cepat, kita harus responsif dan adaptif,” ujarnya.
Ibnu juga menyoroti pentingnya menyikapi secara cermat 17 program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran, dengan fokus khusus pada program reformasi politik, hukum, dan birokrasi yang selaras dengan Prioritas Nasional 1 dalam RPJMN 2025-2029, yakni Memperkokoh Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan HAM sebagaimana tertuang dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025.

Selain itu, Ibnu juga menyampaikan tiga hal penting yang tengah menjadi perhatian utama Kemenko Kumham Imipas yakni: 1) penyelesaian Rencana Strategis (Renstra) yang saat ini telah dalam tahap finalisasi dan akan segera dimintakan persetujuan Menko dalam bentuk Peraturan Menteri Koordinator, 2 Pengusulan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru kepada Kemenpan RB, yang dirancang untuk menjamin seluruh kedeputian mencakup aspek tugas dan fungsi kementerian/lembaga secara komprehensif, dan 3) Evaluasi pelaksanaan anggaran semester I tahun 2025, dan penyusunan anggaran tahun 2026 yang efektif dan efisien.
“Saya sangat mengapresiasi langkah proaktif teman-teman sekretariat dalam menyiapkan pengusulan struktur organisasi baru yang lebih adaptif. Ini adalah fondasi penting bagi perumusan kebijakan dan pelaksanaan program prioritas ke depan,” ucap Ibnu.
Menutup arahannya, Ibnu mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga sinergi, efektivitas, dan efisiensi dalam bekerja, serta memastikan bahwa amanat RPJMN 2025–2029 dapat diimplementasikan secara optimal di lingkungan Kemenko Kumham Imipas.
“Mari kita jadikan apel pagi ini sebagai momentum penguatan komitmen bersama dalam mendukung arah pembangunan nasional melalui peran kita masing-masing,” pungkasnya.
Apel pagi yang diikuti oleh Staf Ahli, Staf Khusus, Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, hingga pejabat manajerial dan seluruh pegawai Kemenko Kumham Imipas ini menjadi bukti nyata semangat koordinasi dan penguatan tata kelola kelembagaan di bawah Kemenko Kumham Imipas dalam menghadapi tantangan kebijakan strategis nasional yang semakin kompleks dan dinamis.
