
Jakarta, 15 Juli 2025 — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) melalui Kedeputian Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan melanjutkan Sesi II Kegiatan Penguatan Kemampuan Berkomunikasi bagi ASN, Selasa (15/7).
Pada sesi kedua ini mengangkat tema Public Speaking: Seni Komunikasi untuk Mengubah Hidup Lebih Berarti dan Bernilai bersama Octavia Olga, seorang praktisi dan trainer komunikasi profesional.
Dalam paparannya, Octavia menekankan bahwa keterampilan public speaking tidak hanya penting untuk berbicara di depan umum, tetapi juga menjadi modal utama di berbagai bidang pekerjaan. "Public speaking adalah seni yang membantu kita menyampaikan pesan dengan jelas, memengaruhi orang lain, serta membangun kepercayaan diri dan keberanian. Semua bidang pekerjaan membutuhkan kemampuan ini," jelasnya di hadapan para peserta.
Octavia juga membahas fenomena people pleaser, yaitu kebiasaan merasa "tidak enak" saat ingin menyampaikan pendapat, sehingga kerap menahan diri. "Kebiasaan ini bisa menghambat perkembangan diri. ASN harus berani berbicara, menyampaikan ide, dan memberikan masukan tanpa takut ditolak," tambahnya.
Lebih lanjut, Octavia memaparkan alasan umum seseorang takut berbicara di depan umum, seperti rasa takut salah, merasa rendah diri, takut ditolak, trauma masa lalu, hingga takut memulai percakapan. Ia menekankan bahwa rasa takut ini harus diatasi dengan latihan dan pemahaman yang tepat.
Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan, Nur Azizah Rahmanawati, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya keberanian dalam berkomunikasi yang harus didukung dengan pengetahuan dan keterampilan.
"Teman-teman ASN diharapkan bisa terus mengembangkan potensi, menggali ilmu, dan berani tampil agar dapat maju lebih jauh. Belajar tidak hanya secara teknis, tetapi juga secara substansi dan keilmuan, supaya kita semua mampu menjadi ASN yang profesional dan adaptif," ujar Nur Azizah.
Melalui sesi ini, para peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga latihan langsung untuk meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara di depan umum. Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai simulasi singkat yang memacu peserta untuk lebih berani dan ekspresif.
Dengan selesainya sesi kedua ini, Kemenko Kumham Imipas berharap seluruh rangkaian kegiatan mampu membekali ASN agar tampil lebih percaya diri, komunikatif, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan birokrasi.
