
Jakarta, 20 Mei 2025 — Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas), Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., menghadiri peringatan 23 tahun hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste, yang diselenggarakan di Hotel Raffles, Jakarta.
Acara ini juga bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke-23 Timor Leste, yang jatuh setiap tanggal 20 Mei. Momentum ini menjadi simbol eratnya hubungan antara kedua negara, yang telah menjalin kerja sama sejak Timor Leste resmi merdeka dan menjalin hubungan diplomatik dengan Indonesia pada tahun 2002.
Prof. Otto Hasibuan menyampaikan apresiasi atas kemajuan hubungan bilateral yang terus berkembang secara positif sejak 2002, serta menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama lintas sektor.
Sementara itu Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia, Roberto Sarmento de Oliveira Soares, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis sekaligus saudara bagi Timor Leste. Ia menegaskan bahwa selama 23 tahun menjalin hubungan diplomatik, kedua negara telah melalui berbagai dinamika dengan semangat saling menghormati dan membangun.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting dari kedua negara, antara lain Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia, Roberto Sarmento de Oliveira Soares; Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis Timor Leste, Gastao Fransisco de Sousa; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy; Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun; Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani, S.E., S.H., M.H.; Mantan Menteri Luar Negeri RI, Hassan Wirajuda; serta Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman.
Acara peringatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni budaya khas Timor Leste, termasuk tarian tradisional dan pertunjukan musik yang mencerminkan kekayaan budaya bangsa tetangga tersebut.
