Mataram, 13 Februari 2025 – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat pada Kamis (13/2) .Kegiatan yang berlangsung di Aula Kanwil ini dihadiri oleh para kepala kantor wilayah baik Kementerian Hukum,Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB, Direktorat Jenderal Imigrasi NTB, pejabat struktural, serta jajaran pegawai terkait.
Dalam sambutannya, Menko Yusril memberikan penguatan kepada seluruh pegawai agar tetap bekerja secara optimal meskipun terdapat kebijakan efisiensi anggaran. Ia menegaskan bahwa profesionalisme dan dedikasi dalam bekerja harus tetap dijaga guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
"Efisiensi anggaran bukan alasan untuk menurunkan kualitas kinerja, tetapi justru menjadi tantangan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas," ujar Yusril

Selain memberikan arahan terkait peningkatan kinerja, Yusril juga menjelaskan bahwa Kementerian Hukum dan HAM kini telah mengalami restrukturisasi. Saat ini, kementerian tersebut terbagi menjadi satu kementerian koordinator dan tiga kementerian, yaitu Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian HAM serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Perubahan struktur ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam bidang hukum, HAM, imigrasi, dan pemasyarakatan.
Dengan pembagian yang lebih spesifik, diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan responsif terhadap perkembangan zaman.
"Dengan struktur yang lebih spesifik, kami berharap pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan responsif terhadap perkembangan zaman," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yusril juga menyoroti pentingnya upaya Indonesia bergabung dengan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Ia menilai bahwa keanggotaan Indonesia di OECD akan memberikan manfaat besar dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, OECD dapat menjadi mitra strategis dalam menyediakan sumber daya, informasi, serta praktik terbaik yang dapat membantu Indonesia mencapai target ekonomi dan pembangunan nasional.
Melalui kunjungan ini, diharapkan jajaran pegawai semakin termotivasi untuk memberikan kinerja terbaik demi kemajuan institusi dan kesejahteraan masyarakat.
