
Jakarta, 27 Oktober 2025 — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) kembali melaksanakan apel pagi secara daring pada Senin (27/10). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pegawai untuk memperkuat komitmen dalam penyelesaian program prioritas dan target kinerja di triwulan terakhir.
Apel pagi yang diikuti oleh Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama, serta pegawai dari berbagai unit kerja di lingkungan Kemenko Kumham Imipas ini dipimpin oleh Plt. Sekretaris Deputi Koordinasi HAM yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Manajemen Kinerja dan Kerja Sama (MKKS), Slamet Pramoedji. Kegiatan rutin ini juga menjadi sarana pembinaan dan penguatan semangat kerja di tengah penerapan sistem kerja fleksibel Work From Anywhere (WFA).
Dalam arahannya, Slamet Pramoedji menyampaikan bahwa pelaksanaan apel di akhir Oktober ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pegawai untuk segera menuntaskan berbagai target dan kewajiban administrasi menjelang akhir tahun anggaran.

"Saat ini kita memasuki masa krusial, sekitar 30 hari kerja efektif menuju pertengahan Desember. Ini berarti seluruh program dan kegiatan tahun 2025 harus segera kita tuntaskan sesuai arahan KPPN dan ketentuan pertanggungjawaban keuangan yang berlaku,” ujar Slamet Pramoedji.
Ia menekankan agar seluruh unit kerja memastikan kegiatan berjalan sesuai mekanisme, baik yang bersifat fullboard, paket Fullday, maupun kegiatan lain yang memiliki potensi pertanggungjawaban keuangan. “Kita harus lebih cermat dan teliti agar tidak ada kegiatan yang berpotensi menimbulkan pengembalian dana atau kendala administrasi. Saya harap seluruh pelaksana di unit kerja rutin melakukan kontrol dan koordinasi,” lanjutnya.
Dalam arahannya, Slamet juga mengingatkan tentang agenda penting yang akan dilaksanakan dalam beberapa minggu ke depan, yaitu evaluasi kinerja dan finalisasi rekomendasi kebijakan antarunit kerja yang dijadwalkan pada minggu keempat November 2025. Rekomendasi kebijakan tersebut akan menjadi salah satu bahan utama dalam rapat koordinasi kinerja akhir tahun dan akan disampaikan kepada pimpinan lembaga penerima rekomendasi.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi realisasi anggaran agar serapan dapat mencapai target maksimal menjelang akhir tahun. “Saya harap rekan-rekan di bagian keuangan sudah menyiapkan seluruh dokumen dan proses administrasi dengan cermat. Jangan sampai ada keterlambatan atau penumpukan pada saat rekonsiliasi akhir tahun. Pastikan seluruh kegiatan, baik kontraktual maupun rutin, diselesaikan tepat waktu,” ujarnya.

Slamet Pramoedji juga menambahkan bahwa pada tanggal 27–29 Oktober, Kemenko Kumham Imipas menyelenggarakan sosialisasi mengenai Rencana Strategis (Renstra) Kemenko Kumham Imipas. Sosialisasi ini diharapkan menjadi pedoman bagi setiap unit kerja dalam melaksanakan kegiatan dan menyusun rencana kerja yang selaras dengan arah kebijakan nasional.
Menutup arahannya, Slamet menyampaikan apresiasi dan harapan agar seluruh pegawai dapat bekerja dengan semangat dan tanggung jawab penuh di penghujung tahun. “Mari kita maksimalkan waktu yang tersisa dengan kerja keras, kolaborasi, dan kedisiplinan. Semoga seluruh target dapat tercapai dan membawa hasil terbaik bagi Kemenko Kumham Imipas,” pungkasnya.
