Jakarta, 15 Mei 2025 — Kedeputian Koordinasi Pendidikan Hak Asasi Manusia Kemenko Kumham Imipas menggelar Audiensi Sharing Session Identifikasi Masalah dan Sinkronisasi Kebijakan Penguatan HAM Aparatur Negara bertempat di Ruang Rapat Deputi Bidang HAM. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi mendalam antara Kemenko Kumham Imipas dan Kementerian HAM dalam merumuskan strategi kolaboratif untuk memperkuat kapasitas HAM di kalangan aparatur negara, dengan target mainstreaming satu juta ASN melalui berbagai pendekatan edukatif dan digital.
Rapat ini dibuka oleh Asisten Deputi Koordinasi Pendidikan HAM, Emah Liswahyuni, dan menghadirkan Kepala Subdirektorat Sistem dan Strategi Penguatan Kapasitas HAM Aparatur Negara Kementerian HAM, Mikeu Asriningpuri, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Mikeu menegaskan bahwa Kementerian HAM menargetkan pelaksanaan pendidikan HAM bagi 595 lembaga serta mendorong proses mainstreaming HAM kepada 1 juta ASN secara nasional.
"Mainstreaming HAM berarti memasukkan nilai-nilai HAM ke dalam sistem berpikir dan tindakan ASN, agar program-program pemerintah yang dijalankan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip HAM," ujar Mikeu.
Sebagai bagian dari strateginya, Kementerian HAM akan mengadakan webinar pada momen Hari Besar Nasional seperti Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, dan Hari Kemerdekaan. Edukasi HAM juga akan disalurkan melalui kanal digital dan tatap muka dalam bentuk talkshow, zoom, dan sosialisasi. Tema-tema yang diangkat akan menyesuaikan isu aktual di masyarakat, misalnya seperti perundungan dan kekerasan dalam rumah tangga.

Dalam diskusi, Asisten Deputi Koordinasi Pembangunan dan Kerja Sama HAM, Ruliana Pendah Harsiwi, menyampaikan pentingnya pemahaman HAM melekat dalam diri ASN. “Program ini bagus sekali, tentu harus kita dukung dan sukseskan. Jangan sampai ASN memberikan layanan ke masyarakat tapi tidak memahami nilai-nilai HAM itu sendiri. Ini juga penting dalam memenuhi indikator Indeks Pemenuhan HAM,” ujarnya.
Peserta rapat dari berbagai kedeputian dan sekretariat, termasuk perwakilan dari Biro Manajemen Kinerja dan Kerja Sama juga turut memberikan masukan terkait perlunya strategi penyebarluasan HAM melalui media digital, serta keberadaan materi edukatif seperti buku saku.
Menanggapi hal tersebut, Fitri, perwakilan dari Kementerian HAM mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah menyusun tiga buku saku HAM yang ditujukan bagi ASN dan masyarakat umum. "Tanggal 23 Mei nanti, kami akan melaksanakan penguatan serentak ke seluruh Kanwil HAM dengan materi berbasis isu tematik dan nilai HAM dasar. Untuk menjangkau 1 juta ASN tentu butuh kolaborasi dan koordinasi dari semua pihak," kata Fitri.
Kegiatan Audiensi Sharing Session ini mencerminkan komitmen bersama antara Kemenko Kumham Imipas dan Kementerian HAM dalam memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara melalui pendekatan pendidikan HAM yang terstruktur dan adaptif. Dengan melibatkan berbagai pihak lintas kedeputian serta mengedepankan inovasi edukatif, seperti webinar tematik dan media digital, diharapkan nilai-nilai HAM dapat tertanam kuat dalam praktik kerja ASN.
