
Jakarta, 30 Juli 2025 — Dalam rangka menyamakan persepsi dan pemahaman terhadap perubahan serta penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat menggelar kegiatan sosialisasi hasil Musyawarah Nasional V Tahun 2024. Kegiatan ini dilangsungkan di Auditorium Gedung DWP Pusat, Rabu (30/7/2025).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh perempuan dari lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas), antara lain Norwati Damanik (istri Wakil Menteri Koordinator Kumham Imipas), Nova L.W.Mulalinda (istri Sekretaris Kemenko Kumham Imipas), Sekretaris Deputi Bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan Nur Azizah Rahmawati, dan Leny (istri Staf Ahli Bidang Reformasi Hukum Kemenko Kumham Imipas).
Ketua Umum DWP Pusat, Ida Budi Gunadi, membuka kegiatan dengan menyampaikan pentingnya sosialisasi AD/ART sebagai bentuk penyeragaman pemahaman di seluruh jajaran DWP.
“Sosialisasi ini penting agar kita memiliki persepsi yang sama mengenai aturan organisasi. Dengan demikian, setiap kegiatan DWP dapat berjalan sejalan dengan semangat dan nilai yang telah disepakati,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta yang hadir dapat meneruskan informasi yang diperoleh kepada anggota di unit masing-masing.
“Ibu-ibu adalah penggerak organisasi. Maka, mari kita tidak hanya aktif dalam kegiatan, tapi juga turut menyebarkan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat luas melalui berbagai media,” tambahnya.

Materi inti disampaikan oleh Sasanti Sidharta selaku Staf Ahli DWP Pusat. Dalam paparannya, Sasanti menjelaskan sejarah berdirinya DWP yang telah eksis sejak tahun 1974 dan telah melaksanakan lima kali Musyawarah Nasional, terakhir pada 18–19 September 2024. Ia menekankan bahwa hasil Munas V menyepakati sejumlah hal penting, di antaranya pengesahan AD/ART terbaru yang disesuaikan dengan dinamika organisasi, penyelarasan Rencana Strategis (Renstra) DWP 2024–2029 dengan RPJPN, serta pengesahan laporan pertanggungjawaban Ketua Umum.
“Perubahan dalam AD/ART ini bukan hanya bersifat administratif, tetapi merupakan refleksi dari kebutuhan untuk terus beradaptasi dengan tantangan zaman dan perkembangan sosial masyarakat,” ujar Sasanti.
Lebih lanjut, Sasanti menggarisbawahi bahwa tujuan utama organisasi adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota DWP melalui pembinaan mental dan spiritual yang berkelanjutan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif serta kunjungan ke stand charity yang diselenggarakan oleh DWP Pusat. Stand tersebut menampilkan berbagai barang barang layak pakai dan produk hasil kreativitas anggota. Hasil penjualannya akan didedikasikan untuk mendukung fasilitas pendidikan di wilayah Jawa Barat sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dari organisasi DWP.
Melalui kegiatan ini, DWP berharap penguatan kelembagaan dan sinergi antar anggota dapat semakin solid, serta peran DWP dalam pemberdayaan perempuan dan masyarakat terus berkembang secara strategis dan berkelanjutan.
