Jakarta, 29 Juni 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) menghadiri Seminar Sahabat TUNAS bertema *"Ibu Cerdas Digital, Anak Aman dan Bahagia: Mengenal PP TUNAS untuk Keluarga Indonesia"* sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi digital keluarga dan perlindungan anak di era transformasi digital.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DWP Kemenko Kumham Imipas, Ny. Nova R. Andika Dwi Prasetya, hadir didampingi Pengurus DWP Kemenko Kumham Imipas, Ny, Eulis Herdaus. Kehadiran keduanya menjadi wujud komitmen DWP Kemenko Kumham Imipas dalam mendukung berbagai program yang memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan literasi digital dan perlindungan anak di ruang digital.
Seminar diawali dengan sambutan dari Pelaksana Harian (Plh.) Ketua DWP Kementerian Komunikasi dan Digital, Ny. Satriani Alexander, yang menyampaikan pentingnya peran ibu sebagai pendamping utama anak dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Menurutnya, kecakapan digital orang tua menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan digital yang aman dan sehat bagi anak.
Selanjutnya, Ketua Umum DWP Pusat, Ny. Ida Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutannya menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital menjadi langkah strategis agar orang tua mampu membimbing anak memanfaatkan teknologi secara bijaksana, produktif, dan bertanggung jawab.
Kegiatan dilanjutkan dengan keynote speech yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Fifi Aleyda Yahya, yang memaparkan pentingnya implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Ia menekankan bahwa perlindungan anak di ruang digital tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun penyelenggara platform digital, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif keluarga.
"Membangun ruang digital yang aman bagi anak membutuhkan kolaborasi semua pihak. Orang tua memiliki peran yang sangat penting untuk mendampingi, mengedukasi, dan menjadi teladan dalam penggunaan teknologi digital," ujar Fifi.
Setelah penyampaian keynote speech, seminar menghadirkan dua narasumber yang membahas tema kegiatan dari perspektif psikologi dan literasi digital. Psikolog Rose Mini Agoes Salim mengajak para peserta memahami pentingnya komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak sebagai fondasi utama dalam mendampingi aktivitas digital anak.

"Anak tidak hanya membutuhkan aturan, tetapi juga pendampingan dan ruang untuk berdialog. Ketika komunikasi terbangun dengan baik, anak akan lebih terbuka kepada orang tua mengenai pengalaman mereka di dunia digital," jelas Rose Mini.
Sementara itu, Penulis Digital Zarry Hendrik mengajak para peserta untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan membangun budaya digital yang positif di lingkungan keluarga. Menurutnya, orang tua tidak cukup hanya membatasi penggunaan gawai, tetapi juga perlu memberikan contoh perilaku digital yang sehat.
"Anak belajar bukan hanya dari apa yang kita katakan, tetapi juga dari apa yang kita lakukan. Jejak digital orang tua juga menjadi pembelajaran bagi anak," ungkap Zarry Hendrik.
Di sela kegiatan, Ketua DWP Kemenko Kumham Imipas, Ny. Nova R. Andika Dwi Prasetya, menyampaikan bahwa seminar ini memberikan wawasan yang sangat relevan bagi para ibu dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.
"Materi yang disampaikan hari ini mengingatkan kita bahwa menjadi ibu di era digital tidak hanya dituntut memahami teknologi, tetapi juga membangun komunikasi yang hangat dan penuh kepercayaan dengan anak. Literasi digital harus dimulai dari keluarga agar anak dapat tumbuh dengan aman, cerdas, dan berkarakter," ujar Nova.
Ia juga berharap ilmu yang diperoleh dari seminar tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal bagi anggota DWP Kemenko Kumham Imipas untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat bagi keluarga Indonesia.
Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Selain sesi diskusi dan tanya jawab, panitia juga menyelenggarakan berbagai permainan yang melibatkan seluruh peserta seminar. Suasana semakin meriah ketika Ketua DWP Kemenko Kumham Imipas, Ny. Nova R. Andika Dwi Prasetya, berhasil menjadi salah satu pemenang dalam sesi permainan yang diselenggarakan oleh DWP Kementerian Komunikasi dan Digital. Momen tersebut menjadi penutup kegiatan yang hangat dan penuh keakraban, sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota Dharma Wanita Persatuan dari berbagai kementerian dan lembaga.
Melalui keikutsertaan dalam Seminar Sahabat TUNAS, DWP Kemenko Kumham Imipas berharap dapat terus mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, serta mewujudkan ekosistem digital yang aman, sehat, dan ramah anak demi terciptanya generasi Indonesia yang cerdas dan berdaya saing.
