
Jakarta, 14 Maret 2025 - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra mengajak seluruh generasi muda HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) untuk menguatkan dan melaksanakan peran-peran strategis dalam pembangunan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Menko Yusril dalam sambutannya di Dies Natalis HMI ke-78 yang digelar di Balai Sudirman Jakarta, Jumat (14/03/2025) malam.
"HMI dapat berkontribusi dalam mencetak pemimpin masa depan melalui program-program kaderisasi, HMI dapat melatih anggotanya untuk menjadi pemimpin yang berintegritas, kompeten, dan memiliki visi kebangsaan yang kuat," tegas Menko Yusril.
Menko Yusril juga menyampaikan bahwa Pemerintah saat ini sangat menaruh perhatian besar pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul. "Kebijakan pendidikan yang merata dan berkualitas menjadi salah satu fondasi utama dalam memastikan bahwa generasi penerus bangsa mampu menghadapi persaingan global dengan percaya diri," jelas Yusril.
Melalui tema -HMI untuk Kedaulatan Bangsa- Menko Yusril berharap seluruh jajaran pengurus dan anggota dapat mewujudkan apa yang menjadi tujuan HMI dibentuk.
"Sebagai bangsa yang besar, Indonesia telah membuktikan dirinya memiliki sumber daya yang melimpah, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. HMI harus mampu menjawab tantangan global dan dunia moderen untuk lebih cermat dan strategis dalam menjaga kedaulatan dan mewujudkan kemandirian bangsa di segala sektor dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang," pungkas Yusril.
Dies Natalis HMI ke-78 dibuka langsung oleh Ketua Umum PB HMI Periode 2024-2026, Bagas Kurniawan. Selain itu dihadiri juga oleh Dito Ariotedjo selaku Menteri Pemuda dan Olahraga, Muhadjir Effendy selaku Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji , dan Ahmad Doli Kurnia selaku Presidium MN KAHMI. Serta Ketua Umum PB HMI dari masa ke masa, seperti Anas Urbaningrum , Fajar Zulkarnain, dan Raihan Ariatama. Dalam kesempatan ini, Menko Yusril juga menerima penghargaan sebagai Alumni HMI berprestasi dan berdedikasi dalam pembangunan bangsa.
