Berita

Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia

Wamenko Kumham Imipas Terima OECD, Bahas Reformasi Regulasi, Hak Cipta, dan Integritas Publik

WhatsApp Image 2025 09 23 at 16.25.29Jakarta, 23 September 2025 – Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas), Otto Hasibuan, menerima kunjungan Massimo Geloso Grosso, Head of Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) Jakarta Office, di kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta. Pertemuan membahas sejumlah isu strategis, antara lain reformasi regulasi, perlindungan hak cipta, serta kerja sama Indonesia dengan OECD.

Isu hak cipta menjadi salah satu sorotan utama. Wamenko Otto menekankan pentingnya keberadaan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) sebagai wadah bagi musisi dan pencipta untuk memperoleh royalti.

“Musisi tidak bisa mengumpulkan royalti secara individu. Karena itu, LMK sangat penting agar hak-hak para pencipta terlindungi. Saat ini DPR sedang membahas revisi undang-undang untuk memperkuat tata kelola royalti, termasuk menjajaki kerja sama dengan lembaga kolektif luar negeri,” ujar Otto.

Selain itu, Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk bergabung sebagai anggota OECD. Menurut Otto, langkah ini sejalan dengan agenda penguatan integritas publik dan reformasi kelembagaan.

“Meski kerangka hukum kita sudah kuat, tantangan terbesar masih terletak pada integritas aparatur. Sejumlah kasus besar melibatkan hakim agung, anggota DPR, polisi, hingga menteri. Pemerintah berkomitmen menegakkan prinsip no one is immune from law enforcement,” tegasnya.

Senada dengan itu, Staf Khusus Bidang Internasional, Ahmad Usmarwi Kaffah, menyebut bahwa korupsi adalah the mother of our problem. Dalam forum OECD di Paris, ia menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen penuh memberantas korupsi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.WhatsApp Image 2025 09 23 at 16.25.31

“Tidak ada negara yang bebas dari korupsi, termasuk Amerika Serikat maupun Tiongkok. Namun, dengan pengalaman dan pengetahuan yang ada, Indonesia akan terus memperkuat pemberantasan korupsi. No one is above the law,” ujarnya.

Massimo Geloso Grosso mengapresiasi komitmen Indonesia memperkuat tata kelola pemerintahan.

“Kami percaya Indonesia dapat meningkatkan penegakan hukum, hak asasi manusia, dan tata kelola pemerintahan. OECD siap mendukung melalui program capacity building, seminar, dan kerja sama teknis di berbagai bidang,” katanya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempercepat agenda reformasi regulasi, memperkuat perlindungan hak cipta, sekaligus meningkatkan integritas publik melalui kolaborasi internasional.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Kementerian Koordinator R. Andika Dwi Prasetya, Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli, Staf Ahli Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga Cahyani Suryandari, Staf Khusus Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama, serta Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol Anton Tri Oktabiono.

logo besar kuning
 
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG HUKUM
HAK ASASI MANUSIA, IMIGRASI, DAN PEMASYARAKATAN
REPUBLIK INDONESIA
PikPng.com school icon png 2780725   Jalan H.R. Rasuna Said Kav. X6 No.8 Kuningan, Jakarta Selatan 12940
PikPng.com phone icon png 604605   08-xxxx-xxxx
PikPng.com email png 581646   Email Kehumasan
    humas.kumhamimipas@gmail.com
     
     

 

facebook kemenkumham   twitter kemenkumham   instagram kemenkumham   linked in kemenkumham   Youtube kemenkumham   rss kemenkumham

facebook kemenkumham   twitter kemenkumham   instagram kemenkumham   linked in kemenkumham   Youtube kemenkumham   rss kemenkumham

PikPng.com school icon png 2780725   Jalan H.R. Rasuna Said Kav. X6 No.8 Kuningan, Jakarta Selatan 12940
PikPng.com phone icon png 604605   +6812-345678
PikPng.com email png 581646   rohumasti@kumham-imipas.go.id
PikPng.com email png 581646   rohumasti@kumham-imipas.go.id

Copyright © Pusat Data dan Teknologi Informasi
Kemenkumham RI