Jakarta, 20 Januari 2026 - Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) terus mendorong peningkatan kesadaran kesehatan aparatur sipil negara melalui sosialisasi bertema pencegahan kanker serviks. Upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan Sosialisasi Kesehatan “Stop Kanker Serviks: Yuk Vaksin Sekarang” yang digelar secara daring dalam Program Sentral (Selasa Belajar ASN Pintar dan Andal), Selasa (20/1).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Kemenko Kumham Imipas serta dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, Kementerian Imigrasi, dan Pemasyarakatan. Sosialisasi dilaksanakan setelah apel pagi sebagai bagian dari agenda rutin peningkatan kapasitas dan kualitas ASN lintas kementerian.
Sosialisasi kesehatan tersebut menghadirkan Dokter Kemenko Kumham Imipas, dr. Doris Simorangkir, M.H., sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, dr. Doris menjelaskan bahwa kanker serviks merupakan penyakit keganasan pada leher rahim yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV), khususnya tipe berisiko tinggi, yang dapat menular melalui kontak seksual.
Menurutnya, rendahnya tingkat pengetahuan, kurangnya kesadaran untuk melakukan deteksi dini, serta belum optimalnya cakupan vaksinasi HPV menjadi faktor yang meningkatkan risiko kanker serviks. Ia juga menekankan bahwa pada tahap awal, kanker serviks sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi sangat penting.
Selain membahas pencegahan, dr. Doris turut menjelaskan penanganan kanker serviks yang disesuaikan dengan stadium dan kondisi pasien. Ia menegaskan bahwa kanker serviks merupakan penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi HPV, skrining rutin seperti tes IVA atau Pap smear, serta penerapan pola hidup sehat.
“Saya mengajak seluruh pegawai untuk menjaga pola hidup sehat dengan menerapkan gizi seimbang, rutin berolahraga, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pencegahan sejak dini merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas hidup dan produktivitas kita sebagai aparatur sipil negara,” ujar dr. Doris.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kemenko Kumham Imipas berharap seluruh ASN, termasuk di lingkungan kementerian terkait, memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kanker serviks dan dapat berperan sebagai agen edukasi di lingkungan kerja maupun keluarga, guna mendukung upaya pencegahan kanker serviks secara berkelanjutan.
